Kughy adalah
wanita yang cantik,baik,dan pintar dia juga terkenal cewe yang sangat
periang.kughy juga banyak disukai leh teman-teman sekolahnya.sayang tuhan lebih
sayang padanya ketika kughy duduk di bangku sekolah kelas tiga dia terkena penyakit
yang sangat mematikan yaitu : penyakit kanker, ia awalnya tidak percaya dengan
penyakit yang dideritanya, tapi lama kelamaan dia sadar jalan hidupnya telah
ditulis tuhan.
Kughy :
“tuhan, maafkan aku yang tidak pernah bersyukur padamu, maafkan aku yang
tidak bias menerima pemberianmu, tapi…
kini aku sadar tuhan kau terlalu sayang terhadapku hingga kau ingin ku
begitu cepat kembali kepadamu, tetapi aku engga yakin kalau aku akan menjadi
bidadari di tempatmu, dosaku mungkuin lebih banyak dari pahalaku, jadi untuk
itu aku mohon berikan kesempatanku untuk membuat orang-orang disekitarku
bahagia sebelum aku pergi.” (sambil menitihkan air mata)
Teman-temannya
datang dan Kughy buru-buru menghapus air matanya.
Karin : “Oh,
ini dia orangnya” (menepuk pelan bahu
Kughy)
Kughy :
“kalian, ada apa kalian mencariku ?”
Karel :
“dari tadi tau gak sih, kita cari-cari kamu ! satu sekolah udah kita ubrak
tapi kamunya gak ada.eh,tau taunya dia malah disini!”
Karin :
“alah lebay kamu karel”
Kughy :
“iya….iya…. maaf, emangnya ada apa mencariku?”
Karel : “mau
ngajak kamu kekantin!”
Karin : “iya
nih aku udah laper”
Kughy : “yuk
yuk !”
(keesokan
harinya)
Didepan sekolah
Karin dan karel berdiri menunggu kughy datang.
Kughy : “hy
Karin..karel..”
Karel :
“kughy… untung aja kamu masuk.”
Kughy :
“kenapa si emangnya?”
Karin :
“iyalah,hari inikan kita ada ujian klo kamu masuk kan kita ada dewa
penyelamat.hehehe”
Karel :
“BETUL.”
Kughy :
“ehmm,belajar dong belajar…!”
Karin :
“yaudah kita langsung cuss kekelas yuk!”
(dijalan pulang)
Karin :
“ghy,ko lama-lama badanmu makin kurus si?muka kamu juga kelihatan sering
pucat emangnya cacing cacing diperut kamu gak dikasih makan ya?sampe dia gak
gemuk-gemuk?atau kamu sakit?”
Tiba-tiba jalan
kughy terhenti
Kughy :
“hah?sakit?ya….. gak mungkin lah aku sakit rin, mana ada penyakit yang
mau nempel ketubuhku.”
Karel : “tau
nih Karin ada ada aja,mana ada penyakit yang mau nempel ditubuhnya kughy,dia
aja jarang mandi.hehehe”
Tiba-tiba ada
pengemis yang dilihat kughy yang seperti sedang menangis merintih,kughy pun
menghampirinya.
Kughy :
“permisi pak…maaf bapak kenapa ko sepertinya menangis merintih seperti
itu?”
Pengemis :
“ini non, anak saya sedang sakit demam,dari pagi saya mencari duit tp
belum cukup,sekarang saya sangat lapar dan gak kuat lagi untuk berjalan kaki.”
Kughy :
“oh,gitu ya pak! Tadi kebetulan saya bawa bekal dan belum sempat saya
makan (sambil mengeluarkan bekalnya) ini untuk bapak saja.”
Pengemis :
“makasih ya non.”
Kughy : “ini
juga ada sedikit uang,semoga bias bantu anak bapak kerumah sakit.”
Pengemis :
“alhamdullillah,makasih sekali lagi non semoga non mendapat kebahagian
dari tuhan yang lebih ya non!”
Kughy :
“sama-sama pak!”
Pengemis itu pun
langsung pergi.
Karin : “ko
kamu percaya aja sih sama pengemis itu?”
Karel : “iya
ghy,bisa aja kan pengemis itu pura-pura aja!”
Kughy : “aku
percaya ko.”
Karin :
“kenapa kamu bisa seyakin percaya gitu?”
Kughy : “kamu
sendiri kenapa bisa gak percaya?”
Karin :
“yah,mungkin aja kan ghy”
Kughy :
“yaudah deh yang penting aku seneng karena ngebuat orang lain tersenyum
dan menghapus air matanya,urusan dia bohong atau gak,itu urusan dia sama
tuhan.” (langsung berjalan meninggalkan karin dan karel)
Karin :
“idih ane.”
Karel :
“tapi ada bener juga lo rin.”
Karin : “ah
udah pulang.”
Keesokan harinya
ditaman belakang sekolah,Noni yang juga teman kughy sekolah bahkan satu kelas
ini melihat kughy sedang asyik berbicara dengan remi cowo yang ia taksir sejak
dulu.muka noni tampak kesal setelah remi pergi noni pun langsung menghampiri
kughy.
Kughy :
“noni....”
Noni :
“udah deh ghy gak usah basa basi lagi!gue liat lu akrab banget tuh sama
remi lu lagi deket sama dia ya?lu kan tau ghy gue suka sama dia,tapi...
kenapa?”
Kughy : “kamu
kenapa si non?aku sama remi tuh Cuma teman”
Noni :
“udah gak usah alasan!”
Karin dan karel
datang.
Karin :
“kughy,noni ada apa ini?”
Noni :
“oh,ini dia sahabatnya kughy yang gak tau apa apa tentang sahabatnya
sendiri.bahkan sahabatnya sakit aja dia gak tahu”
Karin :
“sakit?kughy sakit?sakit apa?”
Karel : “lu
ngomong apaan si non?”
Noni :
“asal kalian tahu yah sahabat kalian yang satu ini kena penyakit KANKER
HATI!!”
Karel :
“jangan asal ngomong kamu non!”
Karin : “gak
lucu non”
Noni :
“siapa yang lagi ngelucu?HELLOOOOOO,kalo kalian gak percaya tanya aja
sama sahabat kalian sendiri!udah yah males lama-lama disini!” (sambil
meninggalkan mereka)
Karin :
“kughy...?apa yang dibilang noni salahkan ghy?”
Karel : “iya
ghy jawab jujur!”
Kughy :
“iya,karin karel aku emang punya penyakit kanker hati.tapi....”
Karin :
“apa?kamu punya penyakit separah itu gak bilang sama kita?bahkan noni
aja jauh lebih tahu dari kita sahabat kamu?kenapa kamu gak jujur si ghy?aku
kecewa sama kamu .... kecewa ...!”
Kughy :
“rin...karin...”
Karel :
“sabar ya ghy karin lagi emosi”
Keesokan harinya
ditaman sekolah karin sendiri.
Karin :
“tuhan...kenapa?kenapa?engkau memberi cobaan seberat ini kepada
sahabatku?apa salahnya kughy tuhan?apa?”
Kughy :
“mungkin tuhan jauh lebih sayang sama aku rin,hingga dia inginkan aku
pulang lebih cepat kerumah indahnya dia”
Karin : “iya
ghy,tapi kenapa?kenapa harus kamu?sekian banyaknya orang kenapa harus kamu?”
Kughy :
“sudahlah rin,ini mungkin jalan takdir tuhan yang terbaik buat aku!maaf
aku gak jujur sama kalian aku takut kalo aku jujur kalian akan menangis aku gak
mau ada air mata disisa hidupku!”
Karin : “iya
ghy aku juga minta maaf ya,seharusnya sebagai sahabat aku lebih peka kekamu!”
Karel : “aku
juga minta maaf ya ghy”
Kughy : “aku sayang banget deh sama kalian”
Kk :
“kita juga”
Tiba tiba noni
dateng bersama remi
Noni :
“kughy”
Karel : “mau
apa lagi kamu non?mau buat kita berantem lagi?”
Noni :
“gak ko aku kesini mau minta maaf sama kughy kughy maafin aku ya!remi
udah cerita semuanya keaku aku”
Kughy : “iya
gpp ko ini Cuma salah paham doang!”
Remi :
“oh,ya ghy thank”s juga ya berkat lu gue berhasil bilang sayang sama
noni”
Kughy :
“sama-sama”
All :
“cieeee...”
Kughy :
“kalian ttp fokus sama ujian besok loh!”
Karin : “kan
ada kamu yang bisa ajarin kita hehe”
All : “dasar
karin”
Semuanya tertawa
bahagia.
Saat pengumuman
kelulusan.
Karin :
“kughy aku lulus....”
Karel : “aku
juga lulus dong!”
Kughy :
“selamat ya”
Karin :
“oh,ya selamat juga ya kamu tiga besar disekolah ini!”
Kughy :
“makasih ya”
Noni :
“kughy aku sma remi juga lulus,ini berkat kamu ghy makasih ya kamu udah
mau ajarin kita.kamu banyak banget bantu aku sama remi”
Kughy : “iya
sama-sama,aku bahagia banget ko orang-orang disekitarku tersenyum”
Remi :
“tunggu dulu ghy kebahagian kamu gak Cuma bisa liat kita senyum doang
ko!”
Karin :
“yapsss,kita akan buat kamu bahagia dan gak akan kamu lupain deh!”
All :
“betul.”
Kghy :
“apa?”
Noni :
“liat kebelakang aja”
Tiba-tiba ada
keenan.
Kughy :
“keenan”
Keenan :
“hy ghy selamat ya katanya kamu juara 3 disekolah ini?”
Kughy :
“makasih ya nan”
Keenan :
“iya sama-sama,oh ya ghy aku mau bilang sama kamu aku sayang banget sama
kamu semenjak kita ketemu sebenarnya aku udah perhatiin kamu” (sambil
mengeluarkan bunga mawar)
Kughy :
“apa?apa kamu gak salah ngomong nan?”
Keenan :
“aku gak pernah salah ghy,apa lagi salah mencintai kamu”
Kughy :
“tapi.....penyakit aku apa kamu...?”
Keenan :
“aku gak peduli kamu sakit apa,yang aku peduli sekarang kamu mau jadi
milik aku!”
All :”terima....terima....”
Kughy pun berfikir
keras hingga dia mengambil bunga yang dipegang keenan.
All :
“yeeyee”
Mereka pun akhirnya
bahagia namun kebahgian mereka tak langsung lama.
Kughy :
“nan,kamu tahu gak?aku sangat bahagia karna orang-orang yang aku sayang
bahagia dengan jalan mereka,rasanya misi aku telah selesai,nan aku boleh gak
tiduran dipundak kamu?”
Keenan :
“boleh ko!”
Kughy : “aku
sangat lelah nan,tapi aku sangat bahagia karna kamu disamping aku,aku pikir
akhir hidup aku akan sad ending ternyata aku salah akhirnya aku happy ending
nan.nan,aku harap kalo aku [pergi nanti kamu anggap aku mimpi burukmu yang gak
pernah akan nyata”(mengeluarkan darah dari hidungnya)
Tanpa disadari
keenan kughy tklah menutup matanya.
Keenan :
“kamu jangan ngomong seperti itughy,kamu itu buat aku mimpi terindahku
yang slama ini aku mau,aku harap kamu bisa bertahan hidup ghy, ghy...
kughy?(keenan mengok kearah kughy dia meluhat darah ditangan
kughy)KUGHYYYYYY...........”teriaknya
All :
“kughy....”
Karin :
“innalilahi wainalilahi rojiun”
Kini kughy telah
tiada,waktunya telah berhenti,nafasnya telah habis,kini hanya yang tersisa
kenangan yang sangat indah tentang kughy.semangat dia mencapai tujuan hidupnya
takkan pernah terlupakan niatnya yang sungguh mulia tak tergantikan,semoga
kebaikkannya diterima tuhan dan dia dijadikan bidadari yang paling cantik
ditempat tuhan yang paling indah.
Selamat jalan
sahabatku,selamat tinggal kekasihku.
Ending.