Selasa, 24 Juli 2012

my best friend is my life


 Tasia dan putri adalah 2 orang sahabat dari kecil,mereka sudah menjalin persahabatan kurang lebih 12 tahun.mereka saling mengisi kehidupan mereka.wallau umur mereka berbeda 1tahun tetapi mereka tak pernah mempermasalahkannya.mereka slalu menjalani kehidupan bersama-sama,sampai mereka mempunyai impian yang sama.
Namun kini mereka sangat berbeda.
            Berawal dari semenjaknya tasia mempunyai seorang kekasih baru yang bernama toro,toro adalah teman 1sekolah mereka berdua.semenjak tasia menjalin hubungan dengan toro tasia sangat berubah sikap dan sifatnya pada putri,dan itulah yang dirasakan shabatnya putri.tasia sangat sibuk dengan toro sehingga dia tak pernah punya waktu lagi bersama puri.Sampai suatu ketika putri sakit dan dia harus dilarikan dan harus dirawat disebuah rumah sakit,tasia tak pernah terlihat untuk menjenguk putri,dan lebih lebih lagi dokter menyatakan pada putri bahwa dia menderita penyakit kanker hati stadium akhir putri pun langsung meneteskan air matanya.dia tak pernah menyangka dirinya mempunyai penyakit parah seperti itu.jadi slama ini yang dia rasakan sakit diperut adalah sbuah kanker pada hatinya.ingin rasanya ia menceritakan pada tasia tentang penyakitnya ini,tapi itu tak mungkin untuk saat ini tasia sedang bahagia dengan toro tak mungkin dia merusak kebahagian tasia bersama toro dengan penyakitnya ini.akhirnya putri memutuskan untuk menyembunyikan penyakitnya ini ampai waktu yang tepat pada tasia.


            Beberapa bulan kemudian,
            Setelah diberitahunya penyakit kanker hati pada putri,putri seing cek-up kedokter dan ternyata dokter menyatakan penyakit yang diderita putri sudah terlalu parah dan dokter pun menyarankan agar putri dibawa kerumah sakit atau pada dokter yang memang benar-benar ahli tentang penyakitnya ini(kanker hati),iya dokter menyarankan puteri untuk pergi kesingapore untuk berobat disana.puteri pun sangat terkejut dengan saran dokter,namun akhirnya putri dan kedua orang tuanya menyanggupi saran dari dokter tersebut,putri memutuskan untuk pergi kesingapore untuk berobat.


            2bulan kemudian,
            Puteri dan kedua orang tuanya akan segera pergi kesingapore untuk berobat disana.namun sebelum putri pergi kebandara putri ingin bertemu dengan tasia dan menceritakan semuanya pada tasia,putri pun membuat janji pada tasia untuk bertemu ditaman tempat biasa mereka bertemu.
            Saat ditaman,
            Sudah hampir dua jam dari perjanjian mereka bertemu tasia tak kunjung datang.
            Putri:”tasia dimana ya?apa dia tidak bisa datang bertemu denganku?tapi tadi aku
                        Tlp dia akan datang.”
            Setelah tiga jam putri menuggu karena tasia tak kunjung datang akhirnya putri memutuskan agar dia langsung pergi kebandara dan hanya menitipkan surat pada pembantunya untuk tasia.
            Tidak lama putri pergi kebandara tasia datang kerumah putri,dan ternyata tadinya tasia sudah pergi ketaman tetapi tak ada putri ditaman,akhirnya tasia memuuskan untuk datang kerumah putri.tasia datang bersama toro.
            Tasia       :”permisi,bi! Ada putrinya?”
            Pembantu:”loh?non tasia tak tahu?non putri pergi kesingapore?
            Tasia       :”hah?pergi kesingapore bi?jangan bercanada!putri tak bilang padaku”
            Pembantu:”ehhmm,mening non baca surat dari non putri aja ni!”
            Tasia pun membaca suratnya.
            Surat:
                        “tasia,mungkin saat kamu baca surat ini aku sudah tidak ada di indonesia.
                        Iya,aku pergi ke singapore tas,jangan berfikir aku kesingapore untuk
                        Berlibur,tetapi aku kesana untuk berobat.
                        Tasia,dokter menyatakan padaku aku menderita penyakit kanker hati.
                        Aku gak nyangka aku harus mengalami penyakit ini.
                        Tasia aku mohon kalo kamu baca surat ini jangan pernah teteskan air
                        Matamu,aku tak ingin mempunyai sahabat yang cengeng.
                        Aekarang aku hanya minta padamu doakan aku agar aku bisa pulang
                        Keindonesi dan bisa bertemu denganmu.
                        Oh,ya jaga toro baik-baik ya!
                        Salam hangat sahabatmu.”
                                                                                                “Putri”

            Tasia:”yaampun jadi selama ini putri menderita penyakit serius?
                      Ya,allah sahabat macam apa aku ini sahabatnya sakit aku tak tahu.
                      Aku hanya sibuk dengan urusanku saja tak memikirkannya.”
            Toro:”sabar tas,mungkin ini jalan dari tuhan untuk kamu dan sahabat kamu.
                        Kita doakan saja putri agar cepat pulang bertemu denganmu”

            Tasia sangat terpukul dan menyesal telah kehilangan sahabatnya yang slama ini menemani hidupnya.dia juga menyesal karena semasa putri ada disampingnya tasia mengabaikannya begitu saja dan melupakannya.
            Karena tasia tak ingin kehilangan informasi tentang sahabatnya setiap seminggu sekali tasia selalu bertemu pembantunya untuk mencari informasi tentang kesehatan putri.dan minggu ini tasia mendapatka informasi tentang putri pasca operasi kanker hati pada putri,putri menjadi koma iya tak pernah sadarkan diri.


            3tahun kemudian,
            Tasia mendapatkan kabar lagi bahwa putri sudah tiada didunia,putri telah meninggal dunia tetapi kata orang tua putri sebelum putri menghembuskan nafas terakhirnya putri sempat sadar dari komanya ia slalu menyebutkan nama tasia.lantas tasia menangis ia tak sanggup mendengar cerita dari kedua orang tuanya putri,yang lebih menyedihkan lagi putri ternyata dimakamkan di singapore.
            Setelah kepergian putri,tasia selalu meluangkan waktunya untuk pergi ketaman tempat dimana putri dan tasia berbagi cerita dan seharusnya tempat dimana menjadi terakhir mereka bertemu.
            Saat ditaman,
            Tasia:”aku selalu berharap agar tuhan mempertemukan aku denganmu wahai sahabatku ditempat kita berbagi cerita ini.tapi itu tak akan pernah mungkin.
Andai saja waktu itu aku pergi untuk bertemu denganmu yang terakhir kalinya mungkin aku tak akan pernah menyesal seperti ini.tapi semua sudah berlalu.
Putri wallau kini engkau telah tiada disampingku kau tetap hidup dihatiku dan aku masih merasakan kasih yang tulus darimu sahabatku.karena cinta yang tulus tak akan pernah mati wallau  raga tak bernyawa lagi.putri aku sekarang telah belajar darimu bahwa jangan menyia-nyiakan orang yang mencintaimu dengan tulus selagi orang itu masih bernafas.aku akan jaga toro,putri selamat jalan semoga kau dapatkan kebahagian dialam sana.


                                                THE END :”)